Cauli Rice Teri – Keto

dapur-6-cauli-rice-teriCauli Rice , adalah menu “kebiasaan” pelaku Diet Keto sebagai makanan pengganti Nasi. Lucu ya, seperti halnya para Vegetarian, membuat burger dari bahan tempe. Memang merubah kebiasaan itu susah-susah gampang, jadi dibuatlah menu-menu yang dimirip-miripkan. Awalnya pasti terasa aneh, ya anggap saja ini tumisan kering kembang kol cuma konsep memasaknya seperti memasak Nasi Goreng.

Kali ini saya membuat Cauli Rice Teri . Teri yang digunakan adalah Teri Medan yang kecil-kecil ( teri nasi bukan ya ? :p ) yang sudah disiapkan sebelumnya , saya simpan didalam toples untuk pemakaian beberapa kali.

Bahannya :

Untuk 1 porsi

  • 2 siung bawah putih, cincang halus
  • 2 bawang merah, iris halus
  • 1 sdm minyak wijen
  • Minyak untuk menumis
  • 1 mangkok kembang kol, dicincang  manual atau di parut atau menggunakan Chopper atau lebih canggih dengan Food Processor
  • 2 telur ayam ( 1 juga boleh, saya doyan telur ^_^ )
  • 1 sosis ( kebetulan pake, kalo restricted lowcarb mending ga usah pake ya )
  • 4 sdm teri yang sudah digoreng kering
  • Daun bawang secukupnya
  • Daun seledri secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Bawang  goreng untuk taburan

Cara membuatnya :

  1. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sebentar
  2. Masukkan potongan sosis , aduk sebentar , kemudian masukkan  kembang kol yang sudah di cincang
  3. Aduk rata kira-kira 1 menit
  4. Susulkan dengan bikin orek telur, kembang kol tidak perlu diangkat dari panci, sisihkan saja kembang kolnya ke bagian pinggir panci
  5. Setelah orek telur matangnya sudah sesuai yang diinginkan , campur rata seluruhnya
  6. Masukkan daun bawang dan seledri
  7. Masukkan teri keringnya
  8. Masukkan garam , merica dan minyak wijen
  9. Setelah rata , matikan api dan siap disajikan dengan taburan bawang goreng

Kembang kol cincang sifatnya lembab jika dimasak sedikit lebih lama.

Kembang kol yang di chop hasilnya berbentuk butiran yang konsisten  seperti  Cous-cous, dan jika diparut teksturenya agak kasar dan tidak beraturan. Ini tergantung kesiapan alat masak dan selera saja. Keduanya nya saya suka, kadang lagi ingin di cincang kasar atau sedikit halus. Saya menyiapkan kembang kol yang di cincang dan disimpan di wadah plastik kedap udara dan disimpan di kulkas, biasanya untuk 2-3 x pemakaian, tergantung jadwal menu mingguan saya.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s