Diet Ketogenik – Opininya Naninu

Pada dasarnya saya sudah mencoba  semua trend Program Diet, hmm ngga semua juga sih, ada beberapa yang menurut saya kurang menarik dan kurang sreg di hati jadi tidak saya coba programnya. Ketika teman-teman ada yang menanyakan resep Diet yang saya jalani saya sedikit kebingungan jika harus menjawab “saya diet Keto “, ada perasaan kuatir jika hal tersebut saya sampaikan dan dapat menyesatkan.

Mengapa saya merasakan dapat menyesatkan ? karena diet Keto memfokuskan Low Carb – High Fat dan menghindari Gula. Jika ada yang menangkap Low Carb-nya saja dibenak mereka kemungkinan hanya Nasi , Mie Instan dan Roti, padahal yang mengandung Karbohidrat bukan hanya makanan yang disebutkan tadi, sayuran dan buah-buahan juga mengandung karbohidrat dari tingkat rendah sampai tinggi.

Begitu juga kekuatiran saya jika mereka menangkap hanya High Fat-nya saja, sepintas sama sih yang saya rasakan pada awal-awal saya mendapatkan pengetahuan mengenai Diet Keto ini, seperti takut akan kolesterol ( sampai sekarang sih masih takut ) namun dengan menggali lebih jauh mengenai Diet Keto ini saya berprinsip pantangan ya harus dihindari , anjuran ya memang harus dimakan, tidak bisa di mix karena kekacauan bisa terjadi. Saya memang baru beradaptasi dengan Diet Keto 3 bulan, tapi sudah beberapa tahun terakhir saya membaca informasi mengenai Diet Keto, karena niat saya untuk diet sudah ada sejak lama ( baru terealisasi 1-2 tahun terakhir ) dan jangan lupa bahwa badan saya obese sudah berabad-abad lamanya #lebay. Jadi untuk perihal teori diet sih saya sudah cari informasi dari sana sini, hanya saja itu sekedar teori, dietnya jalan ditempat. ^_^.

Oleh sebab itu saya merangkum beberapa informasi dan saya bagikan disini untuk mempermudah teman-teman yang ingin mengetahui informasi seputar Diet Keto, dengan penyampaian dan bahasa ala saya.

Saya sangat-sangat meringkas informasi yang saya ketahui  dengan tujuan pemahaman secara cepat, sedangkan untuk medapatkan informasi lebih detail lagi bisa di cari sendiri di internet atau sangat dianjurkan untuk konsultasi ke dokter.

Ketosis

Pertama yang saya sampaikan disini adalah tujuan utama diet Keto ini yaitu tercapainya Ketosis. Ketosis adalah suatu keadaan dimana lemak dibakar dengan kondisi paling optimal dan dijadikan energy melalui suatu zat bernama Keton. Semakin meningkat produksi si Keton ini, maka semakin banyak lemak dibakar, namun syarat paling mutlak supaya si Keton ini mau  membakar lemak adalah jumlah insulin dalam darah harus rendah ( makanya Gula atau makanan manis wajib dihindari dan jika hasrat makan manis sangat tinggi dan tidak dapat dielakkan, diperbolehkan sesekali mengkonsumsi gula buatan karena tidak meningkatkan insulin dalam darah ) .

Apa hubungannya dengan Rendah Karbohidrat ?

Semua sudah tau jika karbohidrat diproses menjadi gula kemudian diproses menjadi energy, Saya bahasakan begini … simplenya saja , apa gunanya menghindari gula jika karbohidrat tetap di konsumsi?, kembali lagi ke syarat utama si Keton supaya bekerja maksimal. Namun beberapa informasi yang (saya) pahami, bahwa tidak semudah kita bayangkan proses perubahan lemak menjadi energy, butuh karbohidrat yang “fresh” untuk diubah segera menjadi energy, jadi karbohidrat masih dibutuhkan. Bagi pelaku diet, atau penderita Diabetes tipe 2 , karbohidrat yang disarankan tidak boleh melebihi 20 gram per hari. Nah ini pasti membuat bingung , bagaimana dapat mengetahui jumlah karbohidrat yang kita konsumsi ? Silahkan instal aplikasi MyFitnessPal , disitu ada panduan nutrisi untuk setiap makanan.

Apa hubungannya dengan High Fat ?

Lemak membuat perut kenyang ! . Iya bener, dengan tujuan perut penuh itulah dapat mengurangi kita berkeinginan mengkonsumsi protein dalam jumlah banyak, karena konsumsi protein juga dibatasi alias tidak boleh berlebihan, atau dijaga tetap dalam keadaan terbatas, karena protein membuat kadar insulin dalam tubuh meningkat.

So kesimpulannya jika pantangannya yaitu gula atau karbohidrat tetap dikonsumsi melewati batas yang dianjurkan dan demikian juga lemak serta protein yang berlebihan maka jadi over insulin dalam darah dan akan timbul masalah salah satunya diabetes.

Diet Keto ini tidak boleh dilakukan oleh Penderita Diabetes Tipe 1 !

Artikel ini merupakan hasil analisa saya pribadi dari berbagai macam sumber yang saya baca dan yang pasti BUKAN DARI HASIL REVIEW SECARA MEDIS.

Untuk mendapatkan informasi yang maksimal silahkan baca di internet sebanyak mungkin dan konsultasi ke dokter mengenai Diet Type ini.

Nahhh sudah mulai paham kenapa saya bingung menjelaskan diet berbasis LCHF ini ( Low Carb High Fat ) kepada teman-teman saya kan ?. Karena kalau salah bisa beresiko. Saya sendiri masih hati-hati dalam menjalankan diet ini.

Saya memutuskan diet keto dengan alasan, pantangannya tidak terlalu berat buat saya, yang dianjurkan adalah kesukaan saya, kemudian setelah saya praktekkan hanya diet ini yang terasa nyaman di badan saya dan cocok di segala faktor ( kecuali biayanya yaaa – mahal cyin )

 Ok next kita sambung lagi dilain waktu ya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s